LKPP Implementasi Pengembangan Sustainable Product Procurement Untuk Industi Hijau

Diskusi pengembangan dan implementasi Sustainable Public Procurement yang di adakan oleh Direktorat Pengembangan Iklim Usaha dan Kerjasama Internasional LKPP di ikuti oleh Asosiasi Semen, Asosiasi Lampu, Asosiasi Komputer, Asosiasi Kertas, dan Green Product Council Indonesia di Hotel Manhattan, Jakarta, Senin (12/11).

KabupatenReport.id – Jakarta (16/11). Direktorat Pengembangan Iklim Usaha dan Kerjasama Internasional LKPP mengundang Asosiasi Semen, Asosiasi Lampu, Asosiasi Komputer, Asosiasi Kertas, dan Green Product Council Indonesia berdiskusi terkait pengembangan dan implementasi Sustainable Public Procurement yang mendukung industri hijau ramah lingkungan.

LKPP tengah menyusun rencana pengembangan dan implementasi public procurement yang mendukung program pemerintah dalam menciptakan pengembangan pengadaan barang jasa ramah lingkungan.

IPC Sinergi Dengan LKPP

Pengadaan nasional yang dipegang LKPP  melalui katalog elektronik dan tender memiliki dampak besar, tidak hanya pada nilai pertumbuhan ekonomi nasional semata, namun juga terhadap pengembangan sustainable lingkungan.

Hal ini di ungkapkan oleh Gusmelinda Rahmi selaku Direktur Pengembangan Iklim Usaha dan Kerjasama Internasional dalam kesempatannya ditengah para undangan pelaku asosiasi berbagai industri di Hotel Manhattan, Jakarta, Senin (12/11).

“Barang yang dibeli pemerintah itu tidak hanya memberikan nilai, namun memberikan dampak terhadap lingkungan,” terang Linda.

Linda mengakui bahwa hal ini tentunya menjadi tugas penting untuk bisa mengubah mindset pelaku pengadaan tentang apa itu value money.

Beliau menegaskan bahwa LKPP mengemban tugas mengedukasi  pentingnya environmental sustainability di dalam prinsip value for money.

Menanggapi penyataan Gusmelinda Rahmi selaku Direktur Pengembangan Iklim Usaha dan Kerjasama Internasional LKPP, Asosiasi Green Product Council Indonesia yang di wakili Jamaludin Abubakar menyampaikan, ke depan LKPP mampu menjadi pionir pemerintah dalam mensosialisasikan penggunaan pengadaan barang yang ramah lingkungan.

Kebijakan yang masih lemah berimbas pada minimnya program pemerintah. Hal ini dikarenakan rendahnya permintaan kebutuhan green products yang membuat industri hijau menjadi lesu.

Para asosiasi menyuarakan agar kedepannya LKPP mampu menyediakan barang-barang yang berkualitas dan bersertifikat SNI, ecolabel, atau green products.

Dinamika dan tantangan inilah yang diharapkan para asosiasi dapat ditampung oleh LKPP dalam menguatkan pasar industri hijau melalui kebijakan-kebijakan pengadaan yang lebih mendukung environmental sustainability.

“Berharap LKPP bisa mengeluarkan label, seperti Label Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), green product, ecolabel, yang dapat membantu para penyedia dalam menentukan spesifikasi, ”ujar Jamaludin Abubakar.

IPC Bersama LKPP Dan IAPI Kembali Selenggarakan Ngopi Sore Guna Sosialisasikan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Tahun Anggaran 2019 Melalui Bidang Pendidikan dan Kesehatan.

Diskusi pengembangan dan implementasi Sustainable Public Procurement mengenai pengadaan barang ramah lingkungan bagi industri hijau.

Senada dengan Jamaludin Abubakar, Widodo dari Asosiasi Semen menyampaikan usulannya terhadap aturan pemakaian produk ramah lingkungan pada proyek konstruksi pemerintah.

“Standar pemakaian produk ramah lingkungan itu merupakan salah satu prioritas untuk tender-tender proyek, terutama konstruksi pemerintah, “ujar Widodo.

Menanggapi suara para asosiasi, Linda setuju untuk bergerak lebih proaktif dalam berkoordinasi dengan kementerian lainnya untuk implementasi public procurement yang ramah lingkungan.

IPC Bersama LKPP Dan IAPI Kembali Selenggarakan Ngopi Sore Guna Sosialisasikan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Tahun Anggaran 2019 Melalui Bidang Pendidikan dan Kesehatan.

Di sampaikan oleh Direktorat Pengembangan Iklim Usaha dan Kerjasama Internasional LKPP ini, LKPP tidak hanya fokus dalam proses pengadaan, namun dampak pengadaan juga menjadi PR besar.

“Rencananya, tahun depan LKPP akan serius menggenjot penggunaan produk ramah lingkungan dikalangan pengadaan dan juga merekomendasikan 3 produk, 2 diantaranya green atau sustain, “terang Linda.

Sementara Asosiasi Lampu yang di wakili oleh John Manopo mengatakan, ke depan para asosiasi dan LKPP komit tingkatkan kerjasama dalam pengadaan barang ramah lingkungan. (KR//Achin)

(Sumber :  https://beritapengadaan.com/regulasi/lkpp-implementasi-pengembangan-sustainable-product-procurement/)

Editor : Achin

2 KOMENTAR

  1. I blog quite often and I really thank you for your information. This article has really
    peaked my interest. I’m going to take a note of your blog and keep
    checking for new information about once per week. I subscribed to your Feed too.

  2. Excellent post. I was checking continuously this weblog and I am inspired!
    Extremely helpful info particularly the remaining section :
    ) I handle such information much. I used to be seeking this particular
    information for a very long time. Thanks and good luck.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here