2018 Indonesia Film Screaning

Duta Besar RI untuk Beijing bersama Beijing Red and White China Cultural Development Co.LTd dalam Pameran 2018 Indonesia Film Screaming di Tiongkok, China.

Kabupatenreport (27/9). Masyarakat Tiongkok dalam seminggu kedepan akan di manjakan dengan film-film Indonesia. Pemutara film-film Indonesia secara marathon dalam satu minggu dengan tujuan agar memperkenalkan kehidupan dan kebudayaan masyarakat Indonesia. Bekerjasama dengan pemerintah setempat, pameran 2018 Indonesia Film Screaning akan tayangkan di semua Bioskop di Kota Tiongkok.

Menghadiri pameran pemutaran Film Indonesia antara lain Duta Besar RI untuk Beijing, Djauhari Oratmangun beserta staff KBRI bersama Beijing Red and White China CulturaL Development Co. Ltd (Bekraf) di Bekraf Building, Tionkok China pada Senin (24/9).

“Ada 4 film Indonesia yang di putar, antaranya Film Archieve, Beijing; Sweet 20. Kartini, Galih & Ratna dan Cek Toko Sebalah. Film-film ini memperlihatkan kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia yang sangat menyentuh hati. Merespon pemutaran Film Indonesia secara marathon dalam satu minggu di seluruh Bioskop di Kota Tiongkok China, animo masyarakat Tiongkok sangat antusias terhadap pemutaran film-film Indonesia tersebut.”papar Djauhari.

Djauhari Oratmangun memberikan penyataan mengenai 2018 Indonesia Film Screaning

Merespon hal tersebut, tanggapan masyarakat setempat menilai hal tersebut cukup baik karena dengan demikian film Indonesia yang di tonton dapat memberikan gambaran bagi masyarakat china tentang kehidupan masyarakat Indonesia.

2018 Indonesia Film Screaning di gagasi oleh Beijing Red and White China CulturaL Development Co. Ltd (Bekraf) kerjasama dengan Duta Besar RI untuk Beijing dan di sponsori oleh Kapal Api serta Infood dinilai cukup sukses. Sebab terbukti respon dan animo masyarakat setempat sangat antusias menonton film-film Indonesia.

“Saya yakin China Film Archieve, Badan Perfilman Indonesia serta Red &White China kedepanya akan berkesempatan kolaborasi di bidang perfilman antara Indonesia dan RRT yang tentunya akan menyentuh dan mendekatkan hati kedua masyarakat.”Ujar Duta Besar RI untuk Beijing, Djauhari Oratmangun.

Djauhari juga menegaskan bahwa 2018 Indonesia Film Screaning ini juga membuktikan bahwa perfilman Indonesia mampu menggapai dan bersaing di pasar Internasional oleh karena itu hal seperti ini perlu kita dukung dan dorong. Bravo Bekrav, Bravo Industri Perfilman Indonesia! Keep it up! (KR//Achin)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here