Transhub Challenge Lahirkan Penggagas Baru dalam Sektor Transportasi

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi berpidato di hadapan para tamu dan pemenang Transhub Challenge

Kabupatenreport (17/9). Kompetisi Transhub Challenge yang di adakan oleh Kementrian Perhubungan RI melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Perhubungan telah memasuki tahap final. Acara yang bertajuk Gala Dinner “Inovasi Digital Transportasi pada Aspek Keselamatan Pelayanan dan Kapasitas Transportasi” berlangsung sukses bertempat di Ball Room Hotel Arya Duta, Jakarta Pusat pada Jumat (14/9).

Dari total 214 ide bisnis telah terpilih 3 finalis terbaik dari kategori mahasiswa maupun kategori umum yang telah melahirkan ide-ide segae dalam sektor transportasi. Dari kategori mahasiswa yang menjadi finalis antaranya; Prasetyo (39 Tahun, Institute Teknologi Sepuluh November, Jakarta Barat), Arif Riansyah (21 tahun, Institute Teknologi Sepuluh November, Jakarta Timur), Edrian Hamidjaya (22 tahun, institute Teknologi Sepuluh November. Jakarta Timur), dan Hibatul Ghzai (20 tahun, UGM, Yogjakarta) serta Arfinda Ilmania (21 tahun, UGM, Jawa Tengah).

Sementara dari kategori umum, finalis antara lain; Munawir bangsawan (29 tahun, Sulawesi Selatan), Reslyana Dwitasari (39 tahun, Jakarta Timur), Farisya Adzkia (24 tahun, Jawa Barat), Presteniko Septi Hahardian(26 tahun, Jakarta Selatan), Izzul Haq Al Hakam (26 tahun, Jawa Tengah), Ridho Irawan (30 tahun, Banten), Andika Priyandana (36 tahun, Jawa Tengah) dan William Tansil (28 tahun,Jawa Tengah).

Hadir dalam Gala Dinner Transhub Challenge antara lain; Menteri Perhubungan RI (Budi Karya Sumardi), Badan Litbang Perhubungan (Ir.Moh.Alwi,MM), Peneliti LIPI (Dr. Ir. Ashwin Sasongko Sastrosubroto, M.Sc), Dirjen Aplikasi Informatika, Kemenkominfo (Sonny Hendra Sudaryan, ST.,MMT ), PT. BRI (Indro Utoyo), Head of Project Bussines Digital Airport PT AP II (Yosrizal Syamsuri) dan PT Pelni.

Menteri Perhubungan RI, Budi Karya dalam pidato dihadapan para tamu serta para finalis Transhub Challenge menyampaikan bahwa untuk berkembang tentunya kita harus memikirkan solusi untuk melakukan kegiatan, baik mereka ingin mendapatkan satu bisnis baru maupun mereka orang-orang yang ingin memberikan suatu sumbangsih bagi manusia di muka bumi ini dengan suatu cara-cara yang baru oleh karenanya Transhub Challenge merupakan suatu pekerjaan yang menerus dari Litbang, Kementrian Perhubungan dari suatu proses mencari orang orang yang ahli dibidang transportasi.

“Saya pikir 1 hal yang menarik melalui Transhub Challenge ini, balitbang segera bersinergi dengan pihak terkait lainya karena saya tidak mau ide-ide segar ini menjadi ide yang terbuang percuma, Ujar Budi Karya.

Tamu dan pemenang Transhub Challenge

Kepala Bagian Data, Humas dan Publikasi, Mohammad Malawat mengatakan para finalis sebelumnya telah mempresentasikan ide bisnis mereka di depan para juri dan para incubator tranportasi yang hadir dan berhasil menyingkirkan sebanyak 9 dari 10 peserta yang lolos pada masing –masing kategori, dimana masing-masing peserta diberikan waktu 2 menit untuk melakukan presentasi ide bisnis yang merek usung.

“seluruh pemenang akan mendapatkan hadiah total Rp 200 juta. Dimana juara 1 dari masing-masing kategori mendapatkan uang tunai sebesar Rp 50 juta, juara 2 masing-masing kategori akan memperoleh uang tunai sebesar Rp 30 juta, serta juara 3 dari masing-masing kategori akan memperoleh uang tunai sebesar Rp 20 juta. Diharapkan dari kompetisi ini dapat menciptakan startup yang mampu menyelesaikan masalah transport, menghimpun data transportasi yang berguna bagi pengambil kebijakan dan menjadi startup lokal yang inovatif, “tutup Mohammad (KR//Achin).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here