Nono Sampono Membuka Resmi Sarasehan Kemaritiman Nasional 2018

Wakil Ketua DPD RI Letjen TNI (Marinir) Dr Nono Sampono M.Si diapit Penggagas Acara Zaidin A Zaiti dan Ketum Forkami James Talakua

Kabupatenreport.id (04/10). Sarasehan Nasional 2018 dengan tajuk Prospek Penataan Potensi Kemaritiman Indonesia Tahun 2019-2024 di ikuti oleh unsur Kepala Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia berlangsung sukses dari 3 hingga 4 Oktober.

Pada hari pertama sarasehan, prosesi acara dibuka dengan Pelaksanaan Munas I Aspeksindo. Hari kedua sarasehan berlangsung dibuka oleh Letjen TNI (Marinir) Dr, Nono Sampono M.si selaku Wakil Ketua DPD RI yang juga turut dihadiri Duta Besar RI  untuk Tiongkok merangkap Mongolia, HE, Djauhari Oratmangun.  Terpantau kegiatan sarasehan mengambil tempat di Hotel Borobudur, Jakarta pada Kamis (4/10).

Dalam pemaparannya Letjen TNI (Marinir) Dr Nono Sampono, M.Si menanyangkan video potensi maritim serta menjelaskan peran strategis Indonesia di kawasan Asia Pasifik guna realisasi tujuan poros maritim dunia. realisasi tujuan poros maritim yang hendak dicapai antara lain menjaga kawasan Asean agar tidak masuk dalam wilayah konflik, menjamin keamanan dan kelancaran arus pelayaran di peraian Indonesia khususnya ke laut Cina Selatan dan melakukan diplomasi dengan mengedepankan saling percaya dan kerjasama yang saling menguntungkan.

Nono Sampono saat membuka sarasehan kemaritiman nasional 2018

Hal senada juga di sampaikan James Talakua selaku Ketua Umum Forkami (Forum Komunikasi Maritim Indonesia) bahwa kedepan akan lebih mendorong dan memberi kesempatan untuk Kepala Daerah mempromosikan potensi daaerah di sektor maritim.

Sementara itu penggagas kegiatan sarasehan kemaritiman, Zaidin A.Zaiti selaku CEO Cikini Internasional Bisnis and Invesment Patnership Center menyatakan dari 13 Menteri yang sudah menyatakan siap hadir dalam kegiatan tersebut hanya bisa mengirimkan utusan, hal tersebut dikarenakan saat bersamaan konsentrasi pemerintah dalam hal ini presiden bersama para Menteri masih menyelesaikan bantuan bencana di Palu. Walaupun demikian kegiatan terlaksana di luar ekspektasi, peserta hadir melebihi yang di targetkan dan animo insan maritim sangat antusias saat mengikuti kegiatan sarasehan. Hadir juga dalam kegiatan ini delegasi  dari kalangan investor Jordania.

Prosesi pembukaan sarasehan kemaritiman nasional 2018 di tandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Ketua DPD, Nono Sampono

Zaidin Juga menambahkan sarasehan kemaritiman  nasional 2018 dirasakan menjadi momentum strategis lintas sektor terkait pembangunan di sektor maritim. Banyak hal pencapaian dalam pembangunan sektor maritim terutama penjabaran para narasumber instansi terkait, hanya saja tergambar kurang maksimalnya kesinergian para pihak terutama dalam mewujudkan potensi program poros maritim dunia, namun demikian apa yang dikeluhkan para pemerintah daerah secara khusus ditujukan kepada Kemenhub, Kemendagri, Kementrian KKP, masih membutuhkan tindak lanjut penyelesaian persoalannya. (KR//Megy).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here