Menteri Pariwisata dan Dubes RI Beijing Yakinkan Wisatawan, Bali Aman Pasca Bencana Palu

Persembahan khusus tarian Indonesia dalam acara Bussines Ghatering, di hotel Sheraton, Hainan pada Selasa (16/10)

Kabupatenreport.id – Jakarta (19/10).  Kementrian Pariwisata bekerja sama dengan Royal Sineoenergy Beijing dan di dukung oleh KBRI Beijing menyelenggarakan acara Bussines Ghatering Wonderful Indonesia  dengan tajuk Tripean International Travelling Service Company Shenzen di Kota Zhengzhou, Provinsi Heinan, Tionkok.

Hadir dalam acara, Menteri Pariwisata RI, (Dr. Ir Arief  Yahya, M.Sc) Duta Besar RI untuk Tionkok, (Djauhari Oratmangun), jajaran pemerintah terkait  dan 300 tamu undangan yang terdiri dari tour operator, travel agent serta kalangang media di wilayah setempat pada Selasa, (16/10) lalu.

Sebelum kegiatan Bussines Ghatering, Menteri Pariwisata dan Dubes RI melakukan Media Briefing untk menyampaikan klarifikasi terkait bencana gempa yang terjadi di Situbondo beberapa waktu lalu serta memberikan informasi akurat bahwa Pemerintah Indonesia memilikui sistem penanggulangan bencana terbaik  berdasarkan standar UNWTO, sehingga para wisatawan dapat berkunjung ke Indonesia dengan tenang.

Menteri Pariwisata, Dr, Ir Arief Yahya, M,Sc memberikan pidato pada gelaran internasional Bussines Ghatering

Acara dibuka dengan sambutan Duta Besar, Djauhari terbilang sukses. Dalam sambuta, Sang Dubes menyatakan bahwa di atas langit ada surga, di bumi ada Indonesia ini menunjukan sebuah kebanggaan terhadap Indonesia yang di pandang sebagai surga di bumi karena memiliki berbagai potensi alam yang melimpah ruah.

“tidak ada Negara yang sepenuhnya kebal dari bencana alam, hal yang terpenting adalah bagaimana setiap negara dapat meminimalisir dampak dari bencana yang terjadi, “ ungkap Dubes RI, menutup sambutannya.

Hal berbeda disampaikan oleh Menteri Pariwisata, Arief  Yahya bahwa Presiden RI telah menetapkan Pariwisata sebagai leading sector di Indonesia. Hal ini menunjukan bahw pemerintah menaruh perhatian yang sangat besar untuk menjaga stabilitas sektor pariwisata di Indonesia. Selain itu, Menteri Arief juga menyampaikan bahwa Bali dan wisata destinasi lainnya di Indonesia sangat aman untuk di kunjungi wisatawan. Terbukti dengan di selenggarakan kegiatan Internasional tahunan IMF – World Bank Annual Meeting yang berakhir baru baru ini di Bali mengundang lebih dari 35000 peserta dari 189 Negara.

Menteri Pariwisata dan Dubes RI, berdiskusi di sela-sela Kegiatan Bussines Ghatering, Tiongkok.

Dalam kesempatan acara Bussines Ghatering tersebut juga diserahkan sumbangan donasi sebesar RMB 100 untuk Palu dan Donggala.

Pada gelaran internasional ini pun di tampilkan tiga tarian khas Indonesia, yakni tari lenggang, nyai jaipong dan tari melayu yang berhasil memukau tamu undangan Bussines Ghatering. Tidak hanya persembahan khusus tarian tradisional Indonesia, pada kesempatan yang sama juga di berikan tiket gratis kepada peserta terpilih yang berhasil meyakinkan para tour operator hadir bahwa di Bali aman. Tiket gratis diberikan oleh Garuda Indonesia ke Bali yang telah memiliki tujuan langsung Zhenzhou – Denpasar (KR//Achin)

(Sumber : Biro Komunikasi KBRI Beijing, Tionkok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here