Andi Rivai Setiawan : Maluku Tengah Undang Investor Asing Untuk Investasi

Andi Rivai Setiawan, Aktivis dan Caleg PBB Tingkat DPRD Provinsi Maluku yang komit mengembangkan potensi alam Maluku Tengah melalui Pariwisata, Rempah-rempah dan pengembangan SDA.

KabupatenReport.id – Jakarta (14/11). Maluku Tengah adalah salah satu kabupaten di provinsi Maluku, Ibukota Masohi. Sebagian wilayahnya berada di Pulau Seram (kecamatan Amahai dan Tehoru, serta Kota Masohi). Ada tiga kecamatan yang terletak di Pulau Ambon (Kecamatan Leihitu, Leihitu barat dan Salahutu) dan sisanya adalah pulau-pulau di sekitarnya.

Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) memiliki potensi dan nilai investasi cukup tinggi yang dapat dimanfaatkan bagi pembangunan di wilayahnya. Sejumlah potensi yang masih bisa dikembangkan di Kabupaten Malteng, anatara lain bidang kelautan, perikanan dan Potensi Sumber Daya Alam (SDA).

Andi Rivai Setiawan yang merupakan aktivis asal Maluku Tengah  sekaligus Calon Legislatif dari PBB ini menyampaikan, pembangunan di Kabupaten Malteng, Provinsi Maluku mulai di galakan. Hal ini tentu untuk mendorong agar roda perekonomian semakin meningkat.

Investor Tiongkok Lirik Kesempatan Investasi, Perdagangan, dan Wisata, di Jakarta dan Maluku

Menurut Andi Rivai, kendala yang selama ini  dihadapi Kabupaten Malteng dalam pembangunan adalah pemerintah daerah setempat belum membuka diri bekerjasama dengan investor-investor dari luar Maluku.

Potensi alam Maluku Tengah, Provinsi Maluku kaya akan potensi laut dan pantai, pariwisata dan rempah-rempah.

Selain itu, sarana dan prasana yang belum memadai menjadi alasan alam Malteng belum menggerakan investor luar. Kendala akses sarana dan prasaran antara lain,  infrastruktur jalan, infrastruktur penerangan/PLN (Lampu) dan keamanan.

Sarasehan Kemaritiman Nasional 2018 Sumbang Investor Bagi Maluku

Dijelaskan oleh Andi, langkah strategis yang perlu dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Malteng untuk mengembangkan potensi sumber daya alam adalah pemerintah harus memprioritaskan potensi alam yang bisa berdampak positif bagi seluruh masyarakat.

Untuk itu, pemerintah Kabupaten Malteng coba membangun negeri melalui program- program Tabaos, yakni Menata Negeri.

Menurutnya, apabila potensi alam Malteng dikembangkan secara maksimal, maka akan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sehingga perputaran ekonomi dan pendapatan masyarakat Malteng meningkat.

Potensi pariwisata masih belum dikembangkan secara maksimal oleh pemerintah daerah setempat sehingga potensi pariwisata alam perlu mendapat perhatian serius.

Tidak hanya itu, pemerintah Kabupaten Malteng, perlu mampu melakukan terobosan-terobosan baru dalam pengelolaan sumber daya manusia, karna daerah yang terkenal dengan keindangan laut dan pantai ini memiliki Potensi SDA yang sangat mumpuni.

Maluku Hadiri Rangkaian Kegiatan Sarasehan Kemaritiman Nasional 2018

Salah satu potensi pariwisata pantai Kabupaten Malteng.

“Potensi rempah-rempah juga harus dikembangkan mengingat Maluku Tengah kaya rempah-rempah, seperti, Pala, Cengkeh, Kakao dan Kelapa, “papar Andi.

Maluku Hadiri Sarasehan Kemaritiman Nasional 2018

Menurut lelaki yang saat ini mencalonkan diri sebagai anggota legislative tingkat DPRD Provinsi Maluku, masyarakat harus  bekerjasama dengan pihak kepolisian dan tentara untuk menjaga keamanan dan ketertiban wilayah daerah pariwisata yang dekat dengan permukiman. Sinergi menjaga keamanan desa dengan pihak keamanan harus dilakukan demi kemajuan negeri/desa, peningkatan pendapatan dan perputaran ekonomi semakin membaik. (KR//Achin)

Editor : Achin

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here