Kota Padang Resmi Sebagai Anggota UCLA-ASPAC

Hadir dalam UCLA-ASPAC, President UCLA – ASPAC ( Mr.Won Hee-ryong), Sekretaris Jenderal (Bernadia Irawati Tjandradewi), Co-President (Emil Elistianto Dardak) dan Ketua DPRD Kota Padang (Elly Thrisyanti).

Kabupatenreport (17/9). Kota padang dikukuhkan sebagai salah satu anggota tetap United Cities and Local Government Asia Pasific (UCLG ASPAC) atau Persatuan Kota-Kota dan Pemerintah Daeah se Asia Pasifik.

Kota Padang bersama 8 kota lainnya dikukuhkan sebagai anggota tetap UCLG ASPAC pada sidang 2 Tahunan Executive Bureau Meeting yang dilaksanakan dalam rangkaian 7th UCLG ASPAC Congress (Kongres ke-7 UCLG ASPAC ) dengan tema “Innovation Driven Development for Sustainable Cities “ di Dyandra Convetion Center Hall Surabaya, Kamis (13/9).

Hadir secara langsung Presiden UCLG ASPAC, Mr. Won hee-ryong, Sekretaris Jenderal,Bernadia Irawati Tjandradewi serta 6 dari 8 Wakil Prsiden (Co-President), diantaranya adalah Emil Elistianto Dardak, Walikota Trenggalek yang juga Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih serta turut hadir dalam kesempatan yang sama Ketua DPRD Kota Padang, Elly Thrisyanti.

Usai dikukuhkan sebagai anggota tetap ke 155 (Se-Kawasan Asia Tenggara), Walikota Padang memberikan sambutan singkat dan menyampaikan penghargaan dan terimakasih atas kesempatan yang diberikan oleh UCLG – ASPAC yang telah berkenan menerima Kota Padang sebagai anggota baru.

Walikota Padang, Mahyeldi bersama President UCLA – ASPAC dalam serah terima pengukuhan anggota yang ke -155

“menjadi salah satu anggota UCLG – ASPAC akan memberikan manfaat yang besar dalam percepatan pembangunan di Kota Padang, khususnya sektor-sektor yang ada pada ruang lingkup program UCLG-ASPAC,”Ungkap Mahyeldi.

Ketua DPRD Kota,Elly Thrisyanti juga menyambut baik keanggotaan Kota Padang dalam UCLG –ASPAC ini, dan berharap kedepan akan lebih banyak investasi masuk ke Kota Padang. Karena Kota Padang sudah semakij membuka diri terhadap kerjasama global.

“Tentu, hal ini harus didukung dengan percepatan dan penyederhanaan proses perizinan sehingga investor menjadi tertarik dan mau berinvestasi di Kota Padang, “ujar Elly.

Kepala Bagian Kerjasama Setda Kota Padang, Erwin M yang juga hadir mendampingi Walikota Padang menambahkan, bahwa salah satu alasan Kota Padang memutuskan masuk sebagai anggota UCLG-ASPAC ini adalah karena visi dan ruang lingkup UCLG-ASPAC sangat selaras dan mampu mendukung percepatan pembangunan Kota Padang kedepan.

“mempromosikan dan meningkatkan kerjasama antara pemerintah dengan komunitas internasional yang lebih luas di Asia Pasifik sangat sejalan dengan arah kerjasama Kota Padang yang sudah terbentuk sejak beberapa tahun lalu, “terang Erwin.

Secara aktif Kota Padang menjalin kerjasama (sister city) dengan Kota di dunia. Seperti, dengan Kota Hildesheim, Jerman (sejak 1988), Kota Fremantle, Australia (sejak 1996), dengan Ba Ria Vung Tau, Vietnam (sejak 2003). Disamping itu. Juga ada kerjasama teknis dengan Toyohashi, Jepang yang baru dimulai pad tahun 2017.

Lebih lanjut dikatakan hal lain yang menjadi pertimbangan Kota Padang untuk masuk menjadi anggota intensitas kegiatan UCLG – ASPAC yang sangat tinggi dengan tema dan isu-isu kegiatan (konfrensi, kongres, seminar, workshop, training) yang sangat relevan dengan sektor-sektor pembangunan yang ada pada tataran lokal maupun global.

Seperti, Sustainable Develompment Goals (SDG’s), Climate Change and Renewable Energy (Perubahan Iklim dan Energi Terbarukan), Gender Equality (Kesetaraan Gender), Tourism and Culture (Pariwisata dan Kebudayaan), Disaster Mitigation (Penanggulangan Bencana), Public Space (Ruang Publik), Smart City Urban Develompment and Environtment (Pembangunan Kota dan Lingkungan), Kota Layak, leadership, Inovasi dan lain sebagainya sampai kepada politik lokal dan keterlibatan generasi muda menjadi tema yang selalu dibahas dalam forum-forum UCLG –ASPAC.

Walikota Padang menjadi salah satu perwakilan Indonesia dalam penandatanganan MoU

UCLG-ASPAC juga memiliki mitra dengan 16 organisasi terkenal seperti organisasi dibawah naungan PBB; UNESCAP, UNHABITAT, UNISDR, UNDP. UCLG-ASPAC juga berkolaborasi dengan ADB (Asian Developmenty Bank), Cities Alliance, FCM (Federation of Canadian Municipalities) termasuk dengan Kementrian Dalam Negeri RI.

“Kita berharap mitra yang banyak ini akan bisa memberikan dampak positif bagi Kota Padang dalam mendapat data dan informasi seputar program yang ada di masing-masing organisasi yang dimaksud dapat menselaraskan program dan kegiatan yang ada di Kota Padang dalam bentuk kemitraan, bantuan dan lain sebagainya,”tambah Erwin.

Dalam kesempatan yang sama, Walikota Padang juga diminta sebagai salah satu perwakilan dari Kota di Indonesia untuk menandatangani MoU tersebut. Dengan penandatangan MoU tersebut, Kota Padang resmi sebagai anggota dari Global Covenant of Mayor (GCom) terkait iklim dan energy di Wilayah Asean (KR//Achin).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here