Dr Rosaline : Korban Gempa dan Tsunami Harus Mendapatkan Traumahealing

Diskusi Polemik Trijaya 104,6 FM dengan Tema “Palu Retak”, di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat (06/10)

Kabupatenreport.id (06/07). Dokter darurat bencana yang juga aktivis sosial kemanusiaan, dr Rosaline Irene Rumaseuw, M.Kes ‎berpendapat para korban bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) harus mendapatkan traumahealing yang maksimal.

hal ini dinilai dokter Rosaline sangat penting, khususnya bagi anak-anak guna memulihkan psikis atau kejiwaan dari para korban sehingga sembuh dari rasa trauma.

“berbagai bencana menyebabkan trauma mendalam, seolah-olah kematian semakin mendekat. Sisi psikologis ini penting untuk menyembuhkan trauma,”ujar dokter Rosaline dalam diskusi Polemik MNC Trijaya FM yang bertajuk ‘Palu Retak’ di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (6/10).

Selain memberikan pelayanan kesehatan, menurut dokter Rosaline, kaum dokter di sana juga harus memberikan edukasi dan pendampingan yang maksimal bagi para korban.

“korban juga harus disemangati, ini bukan akhir dari segala sesuatu. Harus terus diberi semangat dan memang pemulihan traumaitu butuh waktu lama,” ujar Dr Rosaline yang juga Presdir Sampari Papua Cerdas ini

Sementara itu Kabiro Humas PMI Aulia Arriani mengatakan bahwa beberapa hari lalu PMI telah mengirimkan 100 kantong darah untuk korban bencana Sulteng. Di samping itu, masyarakat lokal juga sudah diimbau untuk melakukan donor darah, sehingga stok darah dipastikan mencukupi.

“kalau stok darah kita banyak, jika ada korban yang membutuhkan darah, kita tidak kebingungan karena stok darah memadai,” ucap aulia.

Aulia juga menyampaikan, sudah ada 426 relawan PMI diterjunkan ke lokasi bencana yang tersebar di wilayah Sulawesi Tengah. Relawan saat ini fokus pada distribusi bantuan logistik ke daerah yang masih terisolir.

“kita fokus hari ini distribusi bantuan dan mencoba assesment. Pelayanan kesehatan juga masih terus kami lakukan,” tutur Aulia. (KR//Megy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here