IPC Sinergi Dengan LKPP

IPC Komit Sinergi dengan LKPP kawal proses pengadaan barang dan jasa

Kabupatenreport.id – Jakarta (07/11). Ketua LKPP Agus Prabowo menyikapi secara antusias atas beberapa kegiatan yang diinisiasi para pengurus Indonesia Procurement Club, organisasi pelaku usaha pengadaan pemerintah, dalam rangka menselaraskan berbagai kemampuan pelaku usaha untuk lebih maksimal bersaing dalam dunia pengadaan secara elektronik sesuai peraturan pemerintah No16 Tahun 2018.

Menurut Giri ,selaku Ketua Umum IPC dalam penyampaiannya kepada LKPP, masih banyaknya para pelaku usaha yang belum meningkatkan kemampuannya bertransaksi dalam pasar E Katalog pemerintah, juga menjadi persoalan tersendiri dalam pengembangan kapasitas marketplace digital nasional, mengingat potensi ketersediaan barang dan jasa para pelaku usaha kini semakin berkembang dan mampu memenuhi kebutuhan kegiatan pemerintah, sehingga arus belanja hanya tersebar di sejumlah pemain E- Katalog yang sudah ada. LKPP mesti lebih membuka lebih besar berbagai peluang yang sama bagi pelaku usaha lainnya.

Diakui Agus, apa yang dilakukan oleh LKPP sepanjang ditetapkannya lembaga tersebut sebagai regulator sistim pengadaan barang jasa pemerintah, dari tahun 2014, jumlah kesediaan barang jasa dalam rilis E Katalog hanya berkisar 3000 lebih item barara jasa, kini sudah mencapai 120 ribu lebih jenis item barang jasa yang tersedia untuk kebutuhan kegiatan pemerintah. Prosedural merilis barang jasa dalam E Katalog memang membutuhkan berbagai prosedural dalam rangka melindungi hal- hal yang dapat merugikan negara. “Sambung Agus yang sudah memasuki masa pensiunnya per tanggal 1 November 2018 dan sangat mendukung kehadiran organisasi IPC menjadi mitra pemerintah dalam memberdayakan para pelaku usaha memasuki dekade milenial yang semakin kompetitif dalam era kecanggihan teknologi.

Beberapa agenda diskusi digelar IPC, terutama dalam membangun kesinergian pelaku usaha dalam memenuhi kebutuhan kegiatan pengadaan pemerintah. Disampaikan juga oleh Giri tentang rencana besar kegitan IPC pada bulan Desember 2018. IPC akan mempromosikan potensi barang jasa pelaku usaha terkait kebutuhan kegiatan pemerintah Tahun Anggaran 2019 dalam agenda Indonesia Procurement Summit 2018. Kegiatan temu bisnis dan pameran tersebut akan dihadiri para pejabat pengadaan barang pemerintah dari seluruh lintas sektor maupun pemerintah daerah. (KR//Zdn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here