FORKAMI dan ASPEKSINDO Bersama Watimpres Gagasi Perencanaan Prospek Penataan Potensi Kemaritiman Indonesia Tahun 2019 – 2024

Menindaklanjuti rencana penyelenggaraan dialog Sarasehan Nasional yang akan diadakan pada Oktober 2018 nanti, Forum Komunikasi Maritim Indonesia (FORKAMI) bersama Asosiasi Pemerintah dan Kepulauan Pesisir Indonesia (ASPEKSINDO) dan Asosiasi Logistic Forwarding Indonesia (ALFI) melakukan penjajakan dengan Pemerintah melalui Watimpres, Bapak Shidarto Dhanusubroto (28/8/2018). Penjajakan yang telah berhasil dilakukan memberikan angin segar dan stimulus positif terhadap para Insan maritim untuk menata dan memanfaatkan potensi kemaritiman guna meningkatkan posisi daya tawar Indonesia di kancah internasional.

Bertempat dikantor Watimpres, hadir Ketua Umum FORKAMI (James Talakua), Direktur Esksekutif ASPEKSINDO (Andi Fajar Asti), Ketua Umum ALFI (Yuki Nugrawan), Anggota Kehormatan Hubungan. Internasional (Ellias Ginting), Staff Ahli FORKAMI (Zaidin Zairi ) dan Ketua Bidang 1 SDM FORKAMI (Jani Asha).

Menanggapi penjajakan insan maritim terkait dialog Sarasehan Nasional 2018, Bapak Shidarto selalu Watimpres RI menyampaikan bahwa program acara yang disampaikan nanti harus berkaitan dengan visi misi program Nawacita Presiden Joko Widodo, yakni memaksimalkan potensi maritim dalam hal ini guna pembangunan poros maritim Indonesia.

Sebagai salah satu insan maritim, Ketua Umum FORKAMI, James Talakua menyampaikan bahwa melalui penjajakan dengan Watimpres RI, beliau berharap Bapak Shidarto dapat mendorong kehadiran Bapak Presiden di tengah – tengah para insan dan pelaku maritim alam dialog Sarasehan Nasional 2018 nanti. Karena menurutnya kehadiran Presiden Joko Widodo merupakan bentuk dukungan langsung terhadap para insan maritim. Kami ingin Bapak Presiden hadir di tengah – tengah kami, karena kehadiran Presiden memberi kekuatan dan dukungan terhadap para insan maritim untuk semakin bekerja keras menggali segala potensi maritim guna meningkatkan posisi daya tawar Indonesia di mata Internasional “terangnya”.

Hal senada pun disampaikan oleh Ketua Umum ALFI, Yuki Nugrawan. Yuki mengatakan bahwa saat ini anggota ALFI lebih dari 50 anggota dan turut berperan penting dalam mendorong perekonomian kemaritiman. “Tandasnya”.

Mantan Duta besar (Dubes) Indonesia untuk Finlandia sekaligus Anggota Kehormatan Hubungan Internasional, Ellias Ginting menyambung pemaparan Yuki Nugrawan bahwa Indonesia adalah Negara Kepulauan yang memiliki banyak potensi namun sayangnya potensi yang dimiliki oleh Indonesia dirasa belum tersosialiasi secara maksimal khususnya di Benua Eropa. Sehingga melalui event nasional ini, Indonesia dapat memperkenalkan segala potensi maritim di mata dunia. “Ringkasnya”.

Menurut Ellias, Indonesia memiliki banyak potensi alam khususnya dalam bidang Perhubungan, Pariwisata dan Perikanan & Kelautan. Tidak hanya itu, Indonesia juga memiliki kekayaan pusat komoditi (pusat perdagangan internasional) sehingga dengan kekayaan alam yang dimiliki menjadikan Indonesia sebagai potensi multimodal. Tuturnya”.

Saat ini Indonesia telah masuk dalam era perdagangan bebas. Indonesia harus mampu memanfaatkan momentum perdagangan bebas untuk meraih manfaat sebanyak – banyaknya. Dengan terbukanya perdagangan bebas maka terbuka segala potensi bagi Indonesia untuk memperkenalkan potensi kekayaan alam dimata dunia.

Saat ini pembangunan infrastruktur telah merata dari sabang sampai merauke dan hal tersebut merupakan salah satu indicator daya saing yang paling berpengaruh penting menarik minat investasi. Kita harus manfaatkan momentum ini ” tutup ellias”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here