Indonesia Procurement Club (IPC) Bersama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKKP) dan Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) Selenggarakan “Kopi Sore” Guna Sosialisasikan Prospek Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Tahun Anggaran 2019

IPC bersama LKKP daN IAPI selenggarakan kopi sore pengadaan barang dan jasa basis elektronik pada 24 Oktober 2018 di Aston at Kuningan Suites, Jakarta.

Kabupatenreport.id – Jakarta (16/10). Indonesia Procurement Club (IPC) Bersama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKKP) dan Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) Selenggarakan “Kopi Sore” yang mempertemukan para pembisnis dan praktisi e-procurement dengan mengambil tempat di Aston at Kuningan Suites, Jakarta pada 24 Oktober 2018 mendatang.

Kegiatan Kopi Sore di selenggarakan guna mensosialisasikan pengadaan barang dan jasa basis elektronik kepada para pembisnis dan praktisi e-procurement dari kalangan pemerintah dan swasta yang belum mengetahui cara mempergunakan sistem ini untuk memperoleh barang dan jasa.

Acara ini bertujuan sebagai realisasi sebuah wadah komunikasi antar para pelaku usaha E-commerce dengan para personil pengadaan, khususnya para pengguna anggara /kuasa pengguna anggaran dan pejabat pembuat komitmen, dapat menjadi saran pengajuan berupa masukan, usulan dan informasib jasa khususnya di Pemerintah dan menjadi sarana penguatan jaringan bisnis khususnya bagi para pelaku usaha E-commerce.

Undangan Kopi Sore

Menurut penggagas sekaligus praktisi E-procurement, Zaidin Zaiti dari Profex Company, diskusi kopi sore temu bisnis pelaku usaha e-commerce bersama Indonesia Procurement Club Forum (IPCF) bersama lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKKP), Kementrian Komunikasi dan Informasi RI, dan Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) diharapkan lebih membuka keselarasan para pelaku usaha dalam menyerap peluang pengadaan barang dan jasa pemerintah Tahun Anggaran 2019 dengan lebih maksimal di Kantor Pusat IPC, Jakarta pada Senin (15/10).

Mengusung topik “Merebut Peluang Pengadaan Barang Dan Jasa Pemerintah Tahun Anggaran 2019 Melalui E-commerce”, kegiatan ini merupakan momentum yang perlu di manfaatkan oleh praktisi dan pembisnis swasta dan pemerintah karena kegiatan ini akan memberi berbagai informasi mengenai ketersediaan barang dan jasa yang sesuai dengan rencana umum pengadaan yang telah disusun, spesifikasi teknis dan harga untuk barang dan jasa yang memang dibutuhkan oleh instansi pengguna barang dan jasa, adanya ketersediaan barang dan jasa yang sesuai dengan kriteria sebagai bahan penyusunan dokumen pemilihan dan adanya peluang khususnya bagi bisnis online memperoleh akses dari pemerintah, BUMN, BUMD maupun BLU dapat mengajukan masukan, usulan, serta perbaikan kepada instansi pemerintah dan pembuat kebijakan pengadaan. (KR//Achin).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here